Suatu ketika, di halaman belakang Masjid Al Hijrah Tempe, seorang jaamah asal Srilanka yang rutin datang ke masjid tiap dhuhur memandang wajah saya dengan keheranan. “Assalamu’alaikum Brother, how are you”, ucap saya untuk memecahkan kebekuan. Akhirnya dia membalas,” saya melihat anda berbeda dari biasanya, anda seperti seorang student”. “Yes Brother, I am a student,” timpal saya sambil agak cengengesan. Rupa-rupanya dia belum pernah lihat saya tanpa songkok hitam plus baju koko/taqwa. Saat itu saya menggunakan t-shirt dengan kancing yang belum sempurna di tutup semua karena tidak sengaja sehingga mungkin terkesan bergaya muda he..he. Maklum kesiangan berangkat ke kampus.

Saudaraku, pelajaran yang kita ambil dari sepenggal kisah hidup di atas adalah pakaian ang kita kenakan menunjukkan siapa kita. Jika kita mengaku seorang muslimah maka jilbab yang kita kenakan menunjukkan kita adalah seorang muslimah/mukminah. Allah berfirman:

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau….” (QS. An Nur: 30-31).

Bahkan seorang pelukis wanita mulia Bunda Maria pun tidak berani melukis Beliau tanpa menggunakan jilbab karena itulah identitas Beliau sebagai seorang muslimah (Sialakan membaca Surat At Tahrim 12, Surat Ali Imron 35-51, dan Surat Maryam).

Untuk kaum laki-laki, apa gerangan identitias muslim yang bisa dikenali darinya.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَعْفُوا اللِّحَى
“Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot.” (HR. Muslim no. 623).

Adalah kebiasaan Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mencukur kumis dan memelihara jenggot. Bahkan Beliu juga memerintahkan ummatnya untuk melakukannya. Sayangnya ummat islam sekarang melakukan kebalikannya. Mencukur habis jenggot dan memelihara kumis. Kalau kita lihat lukisan Nabi Isa/Jesus, kita dapati bahwa Nabi Isa juga berjenggot. Bagaimana dengan kita? Semoga Allah selalu memberi hidayah kita semua untuk berpegang teguh dengan perintah-perintahNya Amin.

Sydney, 5 April 2015

By admin